Airmata KasihAirmata kasih berlinangan
Berlinangan selalu
Sebagai hujan yang merintk
Menyirami kalbu
Airmata kasih
Hidup dalam merana
Tak seorang yang tahu
Hidup dalam merana
Ayam Den LapehLuruihlah jalan payo kumbuh
Babelok jalan kayu jati
Dima hati indakkan rusuah
Ayam den lapeh
O oi ayam den lapeh
Mandaki jalan padang sikek
Manurun jalan kabiyaro
Dima hati indak maupek
Beban AsmaraJanganlah aku dirayu
Janganlah aku kau goda
Tak sanggup ku menahan
Beban kasih asmara
Beban kasih asmara
Janganlah aku dirayu
Janganlah aku kau goda
Tak sanggup ku menahan
Bunga MawarHati gembira mendapat surat darimu
Sudah lama kumenunggu beritamu sayang
Saat inilah yang paling indah bagiku
Kirimkan surat dari seberang
Kau kirim kasih kau kirim sayang
Kau kirim hatimu kata kau rindu
Marilah oh sayang terbanglah kepadaku
Aku juga rindu padamu
Bunga MelorDihujung sana tempatmu
Bunga melor
Bukan di taman yang indah
Bunga melor
Hanya di sudut halaman
Tiada dihiasi
Jambangan indah permai
Tapi warnamu yang putih
Cahaya KeinsafanAndainya terpamer indah
Kujadi seniwati yang dipuja
Lakonan yang sederhana
Tetapkan kupersembah putaran alam maya
Ku akan lakonkan tuan
Detik hidup cahaya kesedaran
Agar dapat kucerahkan
Segala kegelapan mendung yang oh di awan
Cinta Dan Rumah TanggaBanyak orang berkata
Manis dalam bercinta
Saling hormat menghormati
Cinta bagaikan syurga
Cinta besar artinya
Perlukan pengorbanan
Kesabaran paling mulia
Dalam hubungan cinta
Di Malam PersandinganSetahun kubertunang
Dengan pemuda pilihanku
Hasil dari cinta yang murni
Direstui ayah ibu
Kini tiba saatnya
Aku diijab kabulkan
Kucium tanganmu mesra
Di malam pernikahan
Di ManaDi mana kau pergi ku cari tak jumpa
Kau hilang begitu tiada ku tahu
Apakah yang telah terjadi pada cinta kita
Apakah salahku kau buat begini
Dapatkah kau dengar tangis sedu suaraku
Tidakkah kau dengar tangisan sayu hatiku
Pulanglah oh sayang ku ada di sini
Pulanglah oh sayang ku nanti kau datang
Di Pinggir KayanganJikalau kau tidur
Tidurlah hai manja
Ahai tidurlah selesa
Tidurlah nan nyenyak
Ahai di pinggir kayangan
Silalah kau kenang
Kenangilah hamba
Ahai kenangkan adinda
Duka Diambang RiangDalam diam kurenung
Segala-gala di ruang mata
Bahkan di lubuk hati
Di lubuk hati lebih ketara
Oh
Engkau ke sana sini
Betapa girang kau berjenaka
Namun di ambang riang
Fatwa PujanggaTlah kuterima suratmu nan lalu
Penuh sanjungan kata merayu
Syair dan pantun tersusun indah sayang
Bagaikan madah fatwa pujangga
Kan kusimpan suratmu nan itu
Bak pusaka yang sangat bermutu
Walau kita tak lagi bersua sayang
Cukup sudah tandamu setia
Forever And EverAh ah
Ever and ever forever and ever
You'll be the one that shines on me
Like the morning sun
Ever and ever forever and ever
You'll be my spring my rainbow's end
And the song I sing
Take me for the only imagination
Hapuslah AirmatamuMengapa kau bersedih
Mengapa kau menangis
Dia telah pergi darimu
Mengapa tak percaya
Mengapa tak menduga
Dia pasti pergi meninggalkan
Diriku ini yang selalu setia
Yang selalu setia padamu
Hari Yang MuliaInilah hari yang berbahagia
Semoga semua dalam gembira
Lama sudah kita nantikan
Lerailah semua jiwa insan
Si miskin kais pagi makan pagi
Tak mungkin dapat menghiburkan hati
Kerananya tak berkemampuan
Alangkah sedihnya mereka
Hatiku HatimuHatiku dilamun cinta
Rasa bahagia
Tidak dapat ku bayangkan
Wajahmu kasih
Setiap saat teringat
Oh kacak hebat orangnya
Halus sungguh pekertinya
Aku terpikat
Hatiku Melekat Di HatimuTerlukis di hatimu gelapnya malam itu
Tanpa engkau ada di sisiku
Malam tanpa bintang siang pun tak terang
Rinduku belum kau balas jua
Tiap kali bertemu kau tersenyum padaku
Menyayat sakit di dalam dada
Rinduku menanti jawapan yang pasti
Cintaku masih seperti dulu
HelloI've been alone with you inside my mind
And in my dreams I've kissed your lips a thousand times
I sometimes see you pass outside my door
Hello is it me you're looking for
I can see it in your eyes I can see it in your smile
You're all I've ever wanted and my arms are open wide
Cause you know just what to say and you know just what to do
And I want to tell you so much I love you
Impian TercapaiLagu ini mengingatkan
Semasa aku kecil lagi
Ku selalu tanya pada mama
Masa hadapanku
Oh mama mama
Lihatlah kepadaku
Cantikkah daku mama
Dewasa nanti
Irama CintakuKetenteraman berkumandang
Dengan begitu tenang di jiwaku sayang
Terdengarlah irama seindah mutiara
Irama cintaku ho oh
Bebas bebasku rasakan hidup keseorangan
Bebas bebas berterbangan cari kedamaian
Riang riang kurasakan penuh ketenangan
Sayup jauh kualunkan irama cintaku
Jalak LentengPukul gendang kulit biawak
Sedikit tidak sedikit tidak
Berdentum lagi hai berdentum lagi
Ke mana untung ke mana untung
Hendak kubawa
Sedikit tidak sedikit tidak
Beruntung lagi
Jalak lenteng hai ayamlah sabungan
Jangan Putarkan LaguHatiku telah hancur
Kerna perbuatan keluargamu
Utamakan darjat dan harta
Kau mengikut pilihan mereka
Tapi tak mengapa sayang
Kudoakan kebahagianmu
Dengarlah ratapan hatiku ini
Oh sayu
Janji DiikatJanji berdua sudah diikat
Langit dan bumi menjadi saksi
Kayu kayan semua mengetahui
Jika hilangnya tidak berganti
Dalam istana hati dinda
Hanyalah kanda sahaja
Tidak dua dan tidak tiga
Hanya kekanda selama-lamanya
KasihKasih sejuk sedingin salji
Kasih sepanasnya mentari
Kasih rindu hadir di ruangan waktu
Andai bersamamu terubat rindu di kalbu
Andai di kutub utara cinta itu berada
Akan aku mencarinya walau berbagai halangan
Tersusun kalimah indah kulafaz di setiap langkah
Dalam perjalanan menuju cinta satu kasih
Kasihnya IbuKasihnya ibu
Membawa ke syurga
Kasihnya saudara
Masa berada
Berkorban nyawa
Tanda kasihnya
Berkorban raga
Rela binasa
Kau Pergi Tanpa PesanKemanakah
Akan ku cari
Gelap terasa dunia ini
Bagai tiada matahari
Kau pergi tanpa pesan
Ku nanti tiada datang
Di mana kau kini
Di mana kau kini
Kau Racun HidupkuAku diam termenung sendiri
Mata berlinang tak bersinar lagi
Apa salahku tak mengerti
Kau siksa hati nurani
Perit hatiku tertusuk duri
Perit rasanya engkau ingkari
Masa yang lalu tak bererti
Dustamu kusimpan dalam hati
Kekasih PujaanKekasih pujaan
Mengapakah gerangan
Dosakah aku pada dirimu
Katakanlah padaku
Kekasih pujaan
Mengapakah gerangan
Dosakah aku pada dirimu
Katakanlah padaku
KenanganSuatu masa ku dapat undangan
Menghadiri majlis nikah temanku
Ramai sahabat dan saudara maranya
Menghadiri majlis itu
Tanpa ku sangka tanpa ku duga
Majlis meriah menempuh sejarah
Pertemuanku dengan jejaka
Yang tampan kacak rupanya
Kepulangan AyahBahagia rasanya hatiku
Mendapat berita ayah
Sudah lama ku nantikan
Beritamu oh ayah
Gembira tak dapat ku rasakan
Ayahku akan kembali
Ku kan tunggu kepulangan
Oh ayah ku merindu
Kisah Yang TerjadiTak pernah kumenyangka
Kisah yang terjadi
Dalam hidupku ini
Baru hanya sejam
Pertama kalinya
Berjumpa di pesta
Engkau menegurku
Dengan penuh mesra
Kudaku LariLarilah hai kudaku
Larilah ayuh lari
Larilah hai kudaku
Larilah ayuh lari
Gerakkan keretaku
Kawanku telah menunggu
Ayuh lari uh
Haa
Laguku Malam IniDengar sayang
Bisikan malam ini
Aku mengalunkan lagu
Lagu kasih dan penuh manja
Lagu untuk kita berdua
Dengar dengar sayang
Nyanyianku ini
Nadanya indah merayu
MasaDengarkanlah keluhan hatiku
Keluhan seorang penghibur
Ku disanjung dan dipuji
Tidak kurang yang membenci
Berkejar ke sana ke mari
Untuk hidup mencari rezeki
Dengan fitnah dan hinaan
Dari mereka yang dengki
Minal Aidil Wal FaizinSetelah berpuasa satu bulan lamanya
Berzakat fitrah menurut perintah agama
Kini kita beraidil fitri berbahagia
Mari kita berlebaran bersuka gembira
Berjabat tangan sambil bermaaf maafan
Hilang dendam habis marah di hari lebaran
Minal aidil walfaizin maafkan zahir dan batin
Selamat para pemimpin rakyatnya makmur terjamin
Nothing To HideOh whoa oh whoa
I've lost my control
Don't hide your love away
I'll find it anyway
Oh whoa oh whoa me
I'm able to see
This is my only chance
To start a real romance
NovemberKeanihan perasaan sering menyentuh kalbuku
Kehadiran kau november membawa peristiwa
Kurasakan keindahan bulan bintang dan malam
Kurasakan kesegaran titik embun dan hujan
Kunikmati semuanya menjadi santapan jiwa
Cinta kita bak misteri memilih bulan dan hari
Pertemuan bulan itu berkesan di hatiku
Kurasakan kehadiranmu menyerikan hidupku
Pahit Dan ManisGelisah jangan ragu pun jangan
Curahan hati antara kita bersama
Bimbang dan ragu kita hindarkan
Bahagia yang kita idamkan
Kecewa menambah sesak didada
Berpisah bukannya tujuan kita
Ikatan tak mungkin dapat diputuskan
Pabila sehati kita berdua
Pandangan Ku Tentang HidupTiada mungkin akan berulang lagi
Tak kufikir terjadi
Itu hanyalah cabaran bagiku
Yang pasti aku hadapi
Tak dapat untuk kita menafikan
Hidup semuanya senang
Tanpa dugaan juga kesabaran
Hidupmu tak kan berjaya
Pantun KasihKalau tuan ambil selasih dani
Ambil setangkai taruh di dulang
Kalau benar tuan kasihkan kami
Rebutku di tangan orang
Bunga cina dalam jambangan cina
Bungkus mari dalam kertas
Sungguh tuan saya bena tak bena
Di hati tuan tak lepas
PertemuanMengapa hati tak bahagia
Bila kekasih yang lama kurindukan
Kini dia datang
Dia datang seperti dahulu
Setelah lama meninggalkan diriku
Sepi sendiri
Alangkah bahgia
Pertemuan ku kali ini
PraSimfoni
Simfoni hidupnya manusia
Terlelap dalam ramai dunia
Penuh resah dan ceria
Bercampur sendu dan tawa
Begitu silih berganti
Sampai di akhir nanti
Melodi
Rahsia HatiHulurkan kedua tanganmu
Dan pejamkan matamu
Biar kubisik kepadamu
Rahsia hatiku terhadap cintamu
Biar kubisik kepadamu
Rahsia hatiku terhadap cintamu
Nafasku seakan terhenti
Dan senyummu terukir
Saat Hari JadikuMarilah
Mari gembira
Hari ini hari jadiku
Ramai teman yang merayakan
Memberi bunga dan bingkisan
Kad hari lahir dan ciuman
Saat inilah yang kutunggu
Saat kebebasan bagiku
SeksaKemana bintang beribu
Di malam ini
Tiada satu pun yang kelihatan
Kecuali kelam
Mungkinkah hujan kan turun
Menemani malam
Makin sepilah malam ku ini
Tiada teman bicara
Selamat MalamSelamat malam
Tinggallah kekanda
Dinda bermohon
Berpisah untuk selamanya
Jika denganku
Tak akan lenteran
Rela berkorban
Asalkan engkau bahagia
Serba SalahBerapa lama kau mahu biarkan ku begini
Terus menanti janji-janjimu yang tidak pasti
Ramai teman-temanku yang asyik bertanya-tanya
Sampai bilakah ku harap bulan jatuh ke riba
Tak sanggup lagi aku diibaratkan sang pungguk
Tidur tak lena makanan pun tak lalu
Menghitung hari makin gelisah tidak menentu
Menunggukan kata kepastianmu
Seribu MawarCintamu yang tak ikhlas
Padaku yang setia
Kau anggap aku tidak tahu
Kau curang di belakangku
Cinta bukannya harta
Cinta adalah jiwa
Tak mungkin dapat kau membeli
Hatiku yang telah terluka
Suara HatiDatang ku ke dunia seni
Tidak demikian senang
Tapi dunia irama dengan segala keanehannya ini
Kini telah pun menjadi sebati dengan diriku
Menjadikan aku riak
Walau dalam seduka mana pun
Jalan hidup selalu panjang bagi setiap manusia
Tuhan menganugerahkan berbagai pengalaman
Surat Dari SeberangKuterpikat matamu merenungku
Renungan yang lembut perpesonakan
Kau senyum menghulur setangkai bunga
Bunga mawar merah sungguh indah
Bunga mawar bunga mawar
Di manakah kebenaranmu
Tapi hanya bunga kertas
Bagai kepalsuan cintamu
SyukurWalau sedikit redha ku terima
Anugerah dari-Mu Ya Tuhanku
Ku yakini setiap kejadian
Pasti kan ada hikmahnya
Andai berlebihan yang Kau berikan
Gemetar rasa seluruh jiwaku
Curiga riak menguasai diri
Aku hanyut kealpaan
Takkan KulupaGembira rasanya
Hidup hari ini
Mendapat kekasih
Yang tampan berbudi
Bila waktu petang
Kau sudi bertandang
Ke rumahku
Menghilangkan rindu
Terbang HelangDi angkasa nan luas
Terbang sang helang bebas
Menebarkan sayapnya
Sungguh megah lagaknya
Helang mendabik dada
Membelahi angkasa
Dengan gaya perwira
Bila saja engkau menghampiri
Usah Pergi LagiJangan kau pergi lagi
Usah kau tinggalkan
Di mana kan ku cari
Senyuman semanismu
Kini engkau tiada
Untuk ku bermanja
Hanya cinta yang ada
Bersemi dalam jiwa
Yatim PiatuWaktu malam kukesedihan
Rasa sunyi tiada berteman
Rasa hati tiada tertentu
Ditinggalkan ayah dan ibu
Malang sungguh yatim piatu
Tiada tempat untuk mengadu
Kumenangis siapa yang tahu
Hidup miskin tiada pelajaran